Apr
25
2015

Rolly Maulana Awangga: Laravel Using Gmail SMTP Account Found Error : “Swift_TransportException Cannot send message without a sender address”

Screen Shot 2015-04-26 at 7.51.49 AM

I use gmail for sending every email from my laravel apps, but seriosly there is an error if i go to forgot password or reminder password function.

The solution is just comment out the check conditional in library of swiftmailer

if (!$reversePath = $this->_getReversePath($message)) {
$this->_throwException(new Swift_TransportException(
‘Cannot send message without a sender address’
)
);
}

and add:

$reversePath = $this->_getReversePath($message);

Screen Shot 2015-04-26 at 7.44.35 AM


Apr
24
2015

Seminar, Lokakarya & Release Party Ubuntu 15.04

Setelah sukses dari tahun ke tahun forum ubuntu indonesia menggelar acara tahunan release party ubuntu , Pada 23 mei 2015 ini acara seminar tahunan forum ubuntu indonesia kembali di gelar . Kali ini bertempat di Gedung BPPT, Jakarta , akan menggelar acara seminar , lokakarya dan release pary ubuntu 15.04  Acara ini akan sangat menarik […]

The post Seminar, Lokakarya & Release Party Ubuntu 15.04 appeared first on Linux.or.id.

Apr
24
2015

VPS/VDS di digital ocean …

Yang membutuhkan VPS/VDS di Digital Ocean bisa melalui kami, silahkan klik link dibawah ini :

https://www.digitalocean.com/?refcode=f56664ec9372

Dengan mendaftar di DigitalOcean melalui link tersebut diatas, nanti kami akan membantu mulai dari awal, seperti langkah-langkah dibawah ini :

-deposit awal melalui paypal
-setup VPS/VDS OS LINUX untuk DNS CACHE PRIVATE
-setup VPS/VDS OS LINUX untuk VPN (L2TP dan OPENVPN server)
-cara memelihara server VPS/VDS LINUX
-cara menggunakan setup diatas untuk keperluan Warung Internet
-cara menghubungkan / mengoneksikan Mikrotik Routerboard ke VPS/VDS

Silahkan kirimkan Nama/Email setelah berhasil melakukan pendaftaran di DigitalOcean ke Telegram @bayuart / 085774501000

Atau jika tidak berkenan dengan VPS/VDS diatas, tetapi mengalami kesulitas mengelola LINUX Server, bisa langsung menghubungi no/akun telegram diatas.

Terimakasih.

Apr
24
2015

Arif Syamsudin: Enchanted

Jadi...SLiMS punya fitur yang namanya spell checker. Pemeriksa ejaan. Hmmm...word suggestion macam yang ada di mesin pencari. Jadi kalo salah memasukkan kata-kata, akan ada saran penggunaan kata-kata. Nah, pada SLiMS, untuk bisa mengaktifkan fitur ini, yang harus diperhatikan adalah:

a) Harus menggunakan sistem operasi GNU/Linux

Karena apa? Karena baru di sistem operasi ini saya ngopreknya :D. Eh, ini juga masukan dari lead programmer SLiMS sich, karena konfigurasinya lebih mudah di sistem operasi yang satu ini, katanya.

Bagaimana caranya? silahkan pasang paket php5-enchant. Setelah paket tersebut dipasang, aktifkan ekstensi php5-enchant ke dalam berkas php.ini. tambahkan baris ini pada bagian extension:

extension=php_enchant.so

Setelah ditambahkan, jangan lupa untuk me-mula-ulang layanan apache:

$ sudo service apache2 restart

b) Aktifkan spell checker di dalam berkas sysconfig

Setelah enchant terpasang, aktifkan fungsi spell checker di dalam sysconfig.inc.php. Silahkan lihat pada baris 156 yang isinya:

$sysconf['spellchecker_enabled'] = false;

ubah "false" menjadi "true". Lalu simpan hasil perubahan.

c) Aktifkan kemudian via konfigurasi sistem

Setelah diaktifkan via sysconfig, aktifkan melalui menu System > System Configuration di dalam menu administrasi SLiMS.

Nah...setelah semua langkah di atas dilakukan...maka hasil pemeriksaan ejaan bisa dinikmati pada SLiMS :).

Gambar 1. Hasil pemeriksaan ejaan.

Gambar 2. Hasil ketika klik hasil saran
Apr
23
2015

Update Desktop KDE openSUSE 13.1

Rilis terbaru openSUSE 13.2 tentu membawakan sejumlah fitur yang lebih uptodate dan tidak dimiliki oleh versi sebelumnya. Dalam masalah desktop khususnya KDE, openSUSE 13.2 membawakan versi 4.14.x di versi tersebut. Namun jika anda pengguna versi sebelumnya, misalnya 13.1 masih bisa menikmati desktop KDE terbaru. Berikut langkah – langkah yang anda perlukan untuk mengupdate desktop KDE Anda.

  • Jika sebelumnya Anda telah menambahkan repositori KDE Extra, hal yang perlu Anda lakukan adalah menghapus repositori tersebut atau Anda juga bisa men-disable dan menon-aktifkan Autorefresh melalui YaSTsnapshoot24
  • Tambahkan repositori KDE Current dengan melalui YaST atau terminal.KDE SC packages: http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/Current/openSUSE_13.1/

    Extra: http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/Extra/KDE_Current_openSUSE_13.1/

  • Menambahkan repositori melalui YaSTsnapshoot25snapshoot26
  • Menambahkan repositori melalui terminal pastikan Anda telah login sebagai root kemudian ketik zypper ar -f http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/Current/openSUSE_13.1 KDE\ Current dan zypper ar -f http://download.opensuse.org/repositories/KDE:/Extra/KDE_Current_openSUSE_13.1 KDE:Extra\ Current kemudian dilanjutkan melakukan refresh dengan mengetik sudo zypper ref dan lakukan upgrade paket dengan mengetik sudo zypper dup --from KDE\ Current dan sudo zypper dup --from KDE:Extra\ Current
  • Pada saat awal melakukan proses pembaharuan, penulis mendapatkan satu notifikasi yaitu adanya beberapa dependensi yang tidak tersedia. Kemudian saya pilih opsi nomor 2 yang kurang lebih berisi keep absolete <packet> . Dan jika Anda mengalami hal serupa, terlebih dahulu cermati apa yang akan dilakukan selanjutnya.
  • Setelah proses update selesai lakukan logout dan login kembali untuk melihat hasilnya.

Beberapa catatan mengenai tutorial ini

  • Tutorial yang ditulis mengikuti langkah – langkah yang dijelaskan dari KDE Repositories di situs openSUSE, sehingga sebelum melakukan langkah pembaharuan alangkah baiknya Anda baca terlebih dahulu di link ini https://en.opensuse.org/SDB:KDE_repositories
  • Proses upgrade di openSUSE relatif lebih sedikit sulit terutama yang berkaitan dengan sejumlah paket dan dependensinya. Oleh karena itu bacalah dengan cermat mengenai apa yang akan Anda lakukan selanjutnya.
Apr
22
2015

Willy Sudiarto Raharjo: Recompiling All Third Party Packages

With all those big updates yesterday, surely there are lots of third party applications that were affected by the update. In my own machine, my MATE is no longer working as it linked to the old icu4c library. I found many other packages that are currently broken after i decided to upgrade to the latest update in -current.

I had to switch back to KDE 4.14.3 and remove all KDE 5 installation so that i can fire up my desktop again and start fixing things. Since this morning, i tried to rebuilt webkitgtk and webkitgtk3 packages. It requires lots of time to finish building, so i left my machine running while i went to work. I will continue to build others when i got home later.

I also tried to upgrade my workstation in the office, but since i already know what will happened, i have made some preparation of list of packages that will be broken as well.

For this week, i think i'm focusing on recompiling all third party packages (MSB, SBo, CSB, etc) that are installed on my machines. With all those goodies, it's also a good chance to test newer version against next Slackware release although it's still long way to go. At least, i can try to build new Cinnamon which requires newer glib and many gtk+ libraries.

Again, thanks to Pat and the team behind Slackware development.
Apr
22
2015

Dedy Hariyadi: Gnome Asia Mampir Jogja

Konferensi Gnome Asia 2015 yang bakal diselenggarakan di Depok 7-9 Mei 2015 telah melakukan serangkaian acara sosialisasi dengan keliling Indonesia. Dalam dekat ini akan mampir di Yogyakarta. Catat agendanya, Ruang Teatrikal Fakultas Sains dan Teknologi Kampus UIN Sunan Kalijaga tanggal 27 April 2015 pukul 09.00.

Acara ini akan menghadirkan narasumber Aji Kisworo Mukti yang mengangkat topik Maleo sebagai kontribusi lokal untuk Gnome dan  Estu Fardani akan bercerita tentang Indonesia sebagai Konferensi Gnome Asia 2015. Tidak perlu khawatir, acara ini tidak dipungut biaya. Ayo daftar dengan mengisi formulir http://w.blankon.in/8oa. Sampai ketemu di UIN Sunan Kalijaga :)

Apr
22
2015

Willy Sudiarto Raharjo: VMWare Workstation 10 on Linux Kernel 3.18

I finally decided to take a risk to upgrade to the latest update on my main desktop  and everything went OK, until i restarted my machine. VMWare modules didn't work as usual, but normally a rebuild should fix this issue. Unfortunately, not this time. There was an error thrown when i tried to recompile.

If you have VMWare Workstation 11.0, you won't get this problem, but if you are still running 10.x, here's what you can do:
  • Make a backup of /usr/lib/vmware/modules/source/vmnet.tar
  • Go to /usr/lib/vmware/modules/source
  • Extract vmnet.tar (tar xvf vmnet.tar)
  • Change to vmnet-only directory (cd vmnet-only)
  • Open netif.c using your editor (nano netif.c)
  • Find this line 
dev = alloc_netdev(sizeof *netIf, deviceName, VNetNetIfSetup);
  • Change it into :
dev = alloc_netdev(sizeof *netIf, deviceName, NET_NAME_USER, VNetNetIfSetup);
  • Go up one directory (cd ..)
  • Recreate vmnet.tar (tar cvf vmnet.tar vmnet-only/)
  • Recompile VMWare (vmware-modconfig --console --install-all)
  • Optionally, remove vmnet-only directory (rm -rf vmnet-only)
  • It should be working again
Apr
22
2015

Widya Walesa: Menggunakan BTRFS Sebagai Filesystem Utama Di Slackware

Sudah pernah mendengar tentang #btrfs? Mungkin malah sudah ada yang mencobanya. Dalam tulisan ini saya akan menjelaskan pengalaman saya menggunakan filesystem btrfs sebagai filesystem utama (ROOTFS) untuk #slackware #linux 64-bit. Harap diingat, bahwa percobaan ini menggunakan sebuah kloning mesin virtual yang saya jalankan dalam emulator Qemu. Jadi saran saya buat sampeyan-sampeyan yang ingin mencoba teknik ini, harap gunakan mesin virtual karena resiko dari teknik yang teramat tidak resmi ini adalah sistem anda gagal booting. Tentu saja saya tidak akan menanggung dosa dari perbuatan anda sendiri jika anda mencobanya di mesin produksi anda. Anda sudah saya ingatkan lho ya.

Baik, saya lanjutkan ke topik. Hal pertama yang harus saya lakukan tentunya adalah menyiapkan filesystem btrfs untuk ditempati segala berkas dan direktori sistem slackware. Karena saya menggunakan sebuah kloning mesin virtual, maka saya melakukannya dengan cara yang sedikit berbeda seperti berikut ini. Kebetulan saya sudah memisahkan /boot ke partisi tersendiri sebelumnya.

Saya boot mesin virtual kloningan menggunakan installer slackware64-14.1 dengan menyertakan image harddisk dari mesin virtual asli (pertama). Image harddisk mesin virtual asli ini akan saya gunakan sebagai sumber berkas dan direktori sistem. Jadi saya menggunakan dua harddisk: vda (calon hdd oprekan) dan vdb (vm asli).

Setelah mendapat shell dari installer slackware, saya memformat partisi sistem slackware di harddisk VM kloning (partisi vda3). Saya juga membuat beberapa subvolume untuk memisahkan beberapa direktori utama sistem yang menurut saya lebih baik dipisah :-D 

Apr
22
2015

Willy Sudiarto Raharjo: Major Changes in Slackware-Current

Many have asked why -current no longer being updated despite many changes has been asked in many media, and now the answer has been given. It's indeed a HUGE!! update scattered in all directories from a until xfce.

There are some highlights:
  • Kernel 3.18.11
  • alsa 1.0.29
  • cups 2.0.2
  • mariadb 10.0.17
  • gcc 4.9.2
  • git 2.3.5
  • KDE 4.14.3
  • gstreamer 1.4.4
  • gtk+2-2.24.27
  • gtk+3-3.14.12
  • xorg-server 1.16.4
  • xfce 4.12
Many libraries and packages are being upgraded to the latest version and there may be some side effects with third party packages, such as packages built from SBo when being used in -current machine. You might want to check them to make sure it works. Normally a simple rebuilt should solve the problem, but sometime you may need to find some patches in order to make it work on -current machine.

That said, this batch of update is VERY interesting to follow.
Start your rsync script / slackpkg running :)