Jan
28
2012

Willy Sudiarto Raharjo: Google Earth 6.0.3 on Slackware

It's just a few minutes after my previous post about a broken Google Earth 6.0.3 on Slackware and now i have found the solution for that kind of problem, so here's the solution to install the latest Google Earth on Linux (tested here on Slackware Linux):
./GoogleEarthLinux.bin --target /tmp/ge --noexec
cd /tmp/ge/setup.data/bin/Linux/x86/
cd /tmp/ge/setup.data/bin/Linux/x86_64/ (64-bit)
mv setup.gtk setup.gtk2
cd /tmp/ge
./setup.sh (it can be installed using root or normal account)
If for some reason you failed to launch the Google Earth, make sure you have created a symlink to comply with LSB that Google requires by running this as root:
ln -sf /lib/ld-linux.so.2 /lib/ld-lsb.so.3

Here's a screenshot to a working Google Earth installation on my desktop:
Jan
28
2012

Willy Sudiarto Raharjo: Updated Google Earth Stucked at LSB 4.0

There's a new Google Earth release and it's now 6.2. Unfortunately, the same version is not available in Linux and the latest one in Linux is at 6.0.3.2197. I once covered on how to install Google Earth on Slackware and it's working fine up to Version 6.0.2.2074.

Today, i downloaded the latest version and i saw an update there : 6.0.3.2197. I tried to reproduce the same steps i have been using to perform the installation of Google Earth in Linux, but this time, it failed me.
/GoogleEarthLinux.bin --target /tmp/ge
Creating directory /tmp/ge
Verifying archive integrity... All good.
Uncompressing Google Earth for GNU/Linux 6.0.3.2197.............................................................................................
This version of Google Earth requires LSB 4.0 support which you
do not seem to have.
./setup.sh: line 285: [: missing `]'
Unknown id: yum install redhat-lsb
I/O error : No such file or directory
setup.data/setup.xml:1: parser error : Document is empty

^
setup.data/setup.xml:1: parser error : Start tag expected, '<' not found

^
./setup.sh: line 158: 28089 Segmentation fault "$setup" "$@"
I'm really sure that it was working in the previous version, but unfortunately, it's likely that Google changed it's requirement to have LSB 4.0 as the base
Jan
28
2012

Catatan Rillis Blankon 8.0 "Rote" jahitan 3

Internet, 28 Januari 2012

BlankOn 8.0 "Rote" jahitan 3 telah tersedia. Rilis ini ditujukan untuk evaluasi pengembangan.
Rilis Jahitan berisi semua fitur BlankOn 8.0 dan dibuat agar setiap orang dapat membantu untuk menguji dan memberikan masukan kepada tim pengembang BlankOn.

Proses pengujian yang dipandu oleh tim Jaminan Kualitas BlankOn, akan membantu mengidentifikasi setiap fitur dan berbagai kutu/permasalahan. Ketika jahitan 3 selesai diperbaiki, jahitan 4 akan tersedia. Sebuah rilis Jahitan adalah purwarupa versi rilis selanjutnya dan memiliki kemiripan yang sangat kuat untuk rilis jahitan 4 sampai versi akhir. Rilis final dari BlankOn 8.0 sendiri ditargetkan pada bulan Juli 2012.

Kami membutuhkan bantuan Anda, untuk membuat BlankOn 8.0 dirilis dengan baik. Maka harapan kami, pecinta BlankOn dapat menyediakan waktu untuk mengunduh dan mencoba setiap Jahitan dan memastikan hal-hal yang penting bagi Anda dapat bekerja dengan baik dan lancar.
Jika Anda menemukan kutu/permasalahan, segera laporkan kepada kami. Hal ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan pengalaman bagi pengguna BlankOn di seluruh dunia. Bersama, kita dapat membuat distribusi BlankOn yang jauh lebih baik, lebih ramah pengguna, dan lebih berguna bagi masyarakat penggunanya.

Halaman Unduh:

http://cdimage.blankonlinux.or.id/blankon/rilis/rote/Jahitan-3/

Umpan Balik

Jika Anda menemukan kutu, laporkan melalui:

http://dev.blankonlinux.or.id/newticket

Dan sampai saat ini kutu yang telah kami ketahui berada di:

http://dev.blankonlinux.or.id/report/31

Target jahitan 4 adalah menambahkan aplikasi-aplikasi yang akan dibawa oleh BlankOn Rote

Jan
28
2012

Amanda: Program Backup untuk Linux, Windows, Unix dan OS X (3)

Melanjutkan tulisan saya tentang Amanda di episode 1 dan episode 2, kayak film aja :) , kali ini saya tuliskan episode penutup dari keseluruhan cerita tentang siapa sebetulnya Amanda. Wah jadi trilogy nih :P
Namun jangan khawatir, tulisan lain tentang Amanda masih akan menghiasi tulisan-tulisan saya.

Apa kebutuhan sistem buat Amanda?
Amanda membutuhkan sebuah komputer yang dapat mengakses disk (local, NAS, atau SAN) atau tape drive atau library dengan kapasitas besar.
Mendukung semua format tape modern seperti LTO,EXABITE, DAT, atau DLT. Komputer ini nantinya akan menjadi “backup server host”. Semua komputer yang akan anda backup dinamakan “backup client host”. Server tadi juga bisa menjadi client host.

Amanda bisa berjalan lancar dengan satu atau lebih partisi besar “holding disk” di server host yang digunakan untuk buffering data-data dump sebelum ditulis ke tape. Hoding disk memudahkan Amanda menjalankan backup secara paralel ke disk, dan akan ditulis ke tape jika backup sudah selesai.
Catatan: holding disk tidak begitu dibutuhkan, tanpanya Amanda akan tetap menjalankan backup secara berurutan ke tape drive, namun menjalankan Amanda tanpa holding disk tidak akan mendapatkan performa yang optimal tetapi masih bisa mendapatkan keuntungan dari fitur-fitur Amanda yang lain.

Gampangnya begini, untuk performance terbaik holding disk harus lebih besar kapasitasnya dibanding hasil dump data-data dari partisi yang mau dibackup. Contohnya, jika anda ingin membackup partisi dengan ukuran 1 terabyte yang hasilnya dikompresi sampai 500 GB, berarti anda memerlukan sedikitnya 500 GB di holding disk. Dengan kata lain jika partisi terbesar di komputer yang akan dibackup adalah 50GB dan akan dikompresi sampai 25GB, berarti anda membutuhkan 25GB di holding disk. Namun Amanda akan bekerja lebih baik dengan holding disk yang lebih besar. :D

Sejatinya, proses backup akan tetap jalan jika data-data dump tersebut melebihi kapasitas holding disk, Amanda akan mengirim data dump tsb langsung ke tape drive. Jika anda punya banyak data dump yang melebihi holding disk-nya maka akan menurunkan kecepatan dari mesin yang memproses backup tsb.

Sistem apa saja yang cocok untuk Amanda?
Amanda bisa jalan di sistem Unix modern yang mensupport dump atau GNUtar, punya sockets dan inetd (atau penggantinya seperti xinetd), dan mempunyai salah satu fitur ini, system V shared memory atau mengimplementasikan BSD mmap.

Secara khusus, Amanda telah di-kompile dan ditest di sisi client di sistem-sistem berikut:

AIX 3.2 and 4.1
BSDI BSD/OS 2.1 and 3.1
DEC OSF/1 3.2 and 4.0
FreeBSD 6, 7 and 8
GNU/Linux 2.6 on x86, m68k, alpha, sparc, arm and powerpc
HP-UX 9.x and 10.x (x >= 01)
IRIX 6.5.2 and up
NetBSD 1.0
Nextstep 3 (*)
OpenBSD 2.5 x86, sparc, etc (ports available)
Solaris 10
Ultrix 4.2
Mac OS X 10
Windows: XP Pro (Server pack 2), 2003 server, Vista, 2008 server R2, Windows 7 (*)

(*) Amanda server dapat berjalan di semua mesin-mesin tsb kecuali yang ditandai bintang.

Operasi backup menggunakan CPU dan memori secara intensif (misal untuk operasi enkripsi dan kompresi). Sangat disarankan anda menggunakan CPU sekelas server pada server backup.

Dimana bisa mendapatkan Amanda?
Amanda, termasuk source code-nya bisa didapat di SourceForge:

http://sourceforge.net/projects/amanda

Atau di
http://www.amanda.org/download.php

Hampir semua distro linux menyertakan paket Amanda dalam bentuk rpm atau debian yang bisa digunakan untuk berbagai macam arsitektur. Paket-paket tsb juga tersedia di:

http://www.zmanda.com/download-amanda.php

Bagaimana menginstal Amanda dan menjalankannya?
Baca file docs/INSTALL. Ada berbagai macam cara, dari meng-compile Amanda lalu menginstalnya di server backup dan di mesin client.

    docs/INSTALL        berisi instruksi instalasi umum.
    docs/NEWS           berisi penjelasan detail tentang fitur baru di setiap rilisnya.

Anda bisa membaca dokumentasi Amanda di:

http://www.amanda.org

dan di Amanda wiki:

http://wiki.zmanda.com

Mendapat masalah saat penggunaan Amanda?
Anda bisa mendapatkan pertolongan dan jawaban dari pertanyaan anda di milis dan forum Amanda:

Mailing List:
Kirimkan email ke -request@amanda.org atau amanda-lists@amanda.org dengan subject dan isi surat bertuliskan ‘subscribe’

Amanda forums: http://forums.zmanda.com

Amanda Platform Experts: http://wiki.zmanda.com/index.php/Platform_Experts

Tulisan saya tentang Amanda selanjutnya akan membahas cara penggunaan Amanda di beberapa distro terkenal.
So stay tuned with me, on this blog. :D

Sumber: www.amanda.org

Artikel Terkait

Jan
27
2012

Membuat Live USB dari berbagai macam distro Linux di LinuxMint/Ubuntu

Mungkin anda sudah pernah pakai Startup Disk Creator, dan juga sudah membaca dan mempraktekkan ulasan saya tentang USB Installer Windows. Kali ini tool yang kurang lebih sama dengan dua tool tadi namun tool ini hanya untuk install distro linux ke flashdisk anda, yaitu LiveUSB Install akan saya ulas di artikel ini.

LiveUSB Install adalah tool untuk membuat Live Linux USB di Linux dan Windows. Sangat mudah digunakan untuk menginstal bermacam distro Linux di flashdisk anda dari file image ISO atau dari CD/DVD, bahkan bisa langsung download dan install file ISO nya dari internet.

LiveUSB Install support bermacam distro Linux seperti Android, Debian, Centos, Fedora, Kubuntu, LinuxMint, OpenSuse, Ubuntu, Xubuntu dan banyak lagi. Anda bisa melihat daftar lengkapnya disini.

Untuk menginstal program ini di LinuxMint, jalankan perintah berikut melalui terminal:

sudo add-apt-repository “deb http://download.learnfree.eu/repository/skss / #SKSS”

wget http://download.learnfree.eu/repository/skss/repo.pub.asc -q -O- | sudo apt-key add -

sudo apt-get update

sudo apt-get install live-usb-install

Setelah terinstal dan dijalankan, jangan lupa colokkan flashdisk biar terdeteksi flashdisknya oleh program ini. Kemudian pilih Mode instalasi yang diinginkan pilihannya yaitu Distribution, Custom syslinux config, WinGrub ISO Chainloader, IMG Write and (Re)Install Syslinux.
Selanjutnya pilih sumber instalasinya, pilihannya ada 3 yaitu dari CD/DVD, ISO Image, dan Internet.

Di bagian Select Linux Distribution, anda bisa memilih nama distro dan versi Linux yang akan anda buat menjadi Live USB.

Anda juga bisa mencentang opsi Autodetect distribution di bagian Install from, supaya program bisa mendeteksi secara otomatis distro apa yang anda masukkan jika anda mengambil sumber dari CD/DVD atau dari ISO Image, jika sumbernya dari Internet maka anda tetap harus memilih nama dan versi distro Linuxnya.

Setelah instalasi distro linux yang anda inginkan selesai dimasukkan ke flashdisk, selanjutnya anda bisa gunakan flashdisk anda untuk menjalankan live session linux yang anda pilih tadi atau menginstalnya ke komputer target.

Sumber: Learnfree

Artikel Terkait

Jan
26
2012

Willy Sudiarto Raharjo: Updated digiKam SlackBuild

digiKam is one of my favorite application in KDE since i can use it to export my photos to Facebook directly and it has a lot of interesting features. Unfortunately, this package is not yet part of Slackware default packages, but it's still available on SlackBuilds project.

Another problem is that the maintainer hasn't updated the SlackBuild script to the latest version (2.5.0) and stuck at 1.9.0 up to now.

For those who wanted to try the new digiKam, you can download the original SlackBuild for digiKam from SBo package and replace the .SlackBuild script with the modified SlackBuild from my Box.net account and also a patch file to make it compilable. Put them in the digikam directory and start your engine to compile.

Please read the requirements for the new digiKam package as it adds more dependencies in the process.
Jan
26
2012

Solved : Zimbra Error Message: System Failure: Exception During Auth RemoteManager

Zimbra biasanya menggunakan port SSH untuk komunikasi internal dengan aplikasi-aplikasi yang dikelolanya. Jika ada perubahan pada port default SSH (port 22) atau ada pemindahan aplikasi (misalnya restore Zimbra backup dari folder /opt ke sistem yang baru), ada kemungkinan muncul pesan sebagai berikut saat mengakses  Zimbra Admin dibagian tab Server :

Baca Artikel “Solved : Zimbra Error Message: System Failure: Exception During Auth RemoteManager” Selengkapnya…

Artikel Terkait

Jan
26
2012

Willy Sudiarto Raharjo: VMWare Workstation 8.0.2 and Linux Kernel 3.2 Patch

Jérôme posted a comment on my post about VMWare and Linux Kernel patch, saying that the patch i mentioned is not working with VMWare Workstation 8.0.2, the latest VMWare released by the vendor. When a stable kernel is released, normally, the patch should work normally, but in this case, i was wrong (at least my assumption), since the changes in the kernel affected the patch.

So i started a discussion at the patcher's blog and finally the author of the patch confirmed that there's a change in kernel source code which applies to his patch. He fixed the patch and submit it again into his blog post.

Unfortunately, the script still failed on me if i tried to use his script, but Ted, another people confirmed that it's working on his system but instead of using the bash script to do the job, he patched it manually, so i tried and it worked.

So here's the solution:
  1. Get the patch from the author's blog or from my Box account
  2. Extract it (assume in /home/willysr)
  3. Go to /usr/lib/vmware/modules/source
  4. Extract the source file (tar xvf vmnet.tar)
  5. Patch the source file (patch -p1 < /home/willysr/vmware3.2.0.patch)
  6. Create a new source file (tar cvf vmnet.tar vmnet-only/)
  7. Recompile VMWare again (vmware-modconfig --console --install-all)
  8. Voila.... everything works normally again
This patch should also be working for future Linux Kernel 3.3, so you probably don't need to search for more patch when Linux Kernel 3.3 released by Linus.
Jan
26
2012

Willy Sudiarto Raharjo: Fixing Amarok Bug: Stop on Every Track

I didn't remember when i started to have this problem, but it's very annoying bug. Amarok will stop playing after it completed playing one track even though there are still a lot of files in the playlist. I assume it's another bug due to transition from previous release of Amarok that might caused this problem to surface.

Thanks to UbuntuForums, i found the solution and i tried it on my desktop and yes, it worked like charm. It seems my predictions was right and the solution is very simple, which is to remove the old configuration of Amarok by doing this steps (you might loose all your Amarok configuration):
mkdir ~/.kde/share/config/backup
mv ~/.kde/share/config/amarok* ~/.kde/share/config/backup/

Restart your Amarok and voila.... it will start playing all the playlist tracks
Jan
26
2012

Willy Sudiarto Raharjo: Fixing Sound Startup on KDE

For those who have been playing with KDE 4.8.0 that was released yesterday, you might noticed that your KDE will not ring any sound when you logged in anymore. I noticed this earlier, but i thought that there was some backend problem and i haven't had time to find the solutions for this.

AJ Field commented on Eric's blog post about KDE 4.8.0 and pointed a thread at ArchLinux Forum which should solve the problem. I tried to use the solution written there and it really work like a charm.

The problem only lies in the directory reading on Notification settings (System Settings -> Applications and System Notifications). Previously, you mentioned only the filename, but in KDE 4.8.0, i guess it should have been a complete path, so the solution is simple, just browse the file and pick the same file and it will give you the full path.

I'll show you before and after i changed the path using these two screenshots below. The first screenshot is the original condition:

This is what i got after i browse the file and pick the same filename.

I only need to save the changes and it will be back to normal again once you logged out and logged in again.